Rabu, 24 Juli 2019

Waspadai Penyakit Gusi dan Cara Perawatannya

Ilmu kesehatan gigi dan mulut mengulas secara lengkap mulai dari keluhan-keluhan umum penderita gigi dan mulut, cara perawatan atau pengobatan, penyakit-penyakit sistemik lain yang dapat bermanifestasi ke rongga mulut, spesialisasi yang ada di lingkungan kedokteran gigi, serta jenis-jenis pekerjaan dan anjuran lain.

Kali ini, penulis ingin menjelaskan tentang kelainan atau penyakit-penyakit seputar gigi dan gusi yang sehari-hari dikeluhkan penderita, tetapi tidak mengetahui penyebabnya, atau mengetahui penyebabnya tetapi penderita tidak mau atau takut untuk ditindak oleh dokter gigi.

Keluhan umum yang sering disampaikan penderita adalah gusi mudah berdarah, gigi goyah, sampai bau mulut atau halitosis yang mengganggu pernapasan.

Gigi geligi tertanam kuat pada tulang rahang tepatnya pada tulang alveolus, baik rahang bawah maupun rahang atas. Pada perbatasan leher gigi dan gusi terdapat saku gusi. Yang namanya "saku" tentu memudahkan penumpukan sisa makanan, lambat laun mengeras serta melekat erat di permukaan gigi berupa karang gigi. Karang gigi sulit dibersihkan dengan sikat gigi dan lambat laun menimbulkan berbagai macam keluhan. 

Ciri-ciri gusi normal yaitu berwarna merah muda, saat dipegang terasa agak kenyal, permukaan halus, dan tidak mudah berdarah bila terkena rangsang sentuhan atau tekanan. Pada iondist tertentu, warna gusi tidak tampak normal seperti berwarna agak hitam, dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu faktor internal atau dari dalam tubuh (genetik/keturunan/ras tertentu). Lalu, faktor eksternal atau luar tubuh (berasal dari benda asing), seperti merokok, tambalan gigi amalgam yang kurang baik atau pada kerja pabrik yang berhubungan dengan timbal (timah hitam) memiliki peranan terhadap perubahan warna gusi.

Berikut berbagai kondisi gusi tidak normal.
  1. Peradangan gusi, sering disebut gingivitis, adalah kondisi gusi mudah berdarah bila tersentuh rangsang ringan atau sensitif. Gingivitis merupakan iritasi "karang gigi" yang menempel erat pada leher gigi, selain menimbulkan perdarahan dapat pula terjadi pembengkakan atau nyeri sekitar gusi.
  2. Periodontitis atau radang jaringan periodontal yang merupakan kelanjutan dari gingivitis yang dibiarkan lama dapat mengakibatkan infeksi gusi, kerusakan tulang rahang dan gigi yang dapat mengenai semua usia. 
  3. Pada penderita anemia, warna gusi pucat karena kekurangan suplai sel darah merah sehat yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Saat salah satu organ tubuh tidak atau kurang mendapat sel darah beroksigen, tentu warnanya memucat termasuk gusi.
  4. Penyakit leukoplakia merupakan bercak putih di dalam rongga mulut termasuk gusi, menjadikan gusi lebih tampak pucat. Bercak putih ini dapat bercampur dengan bercak merah yang sulit hilang jika dibersihkan. Beberapa penyebab di antaranya merokok, konsumsi minuman beralkohol, atau individu yang tidak menjaga kebersihan rongga mulut dengan baik. Leukoplakia dapat menjadi tanda awal gejala kanker bila kemunculannya sekaligus berwarna merah dan putih. Oleh karena itu, jangan sepelekan bila melihat kondisi-kondisi di dalam rongga mulut seperti itu.
  5. Menopause gingivostomatitis adalah kondisi gusi memucat kering sehingga mudah berdarah yang dapat terjadi pada wanita menopause.
  6. Defisiensi/kekurangan vitamin K. Fungsi vitamin K adalah membantu proses pembekuan darah. Jika individu mengalami perdarahan hebat dan tidak terkendali dapat mengakibatkan gusi pucat seperti halnya anemia.
  7. Gingivitis gravidarum/periodontitis gravidunim/gingivitta hyperplasia gravidarum adalah kelainan gusi pada ibu hamil. Hal itu terjadi karena ketidakseimbangan hormon, antara hormon estrogen dan progesteron sehingga aliran darah ke jaringan gusi meningkat, membuat lebih rentan terinfeksi bakteri yang menempel pada karang gigi, memicu gusi bengkak/mudah berdarah dengan warna merah terang selama kehamilan, gigi semakin sensitif, sakit mengunyah, hingga gigi goyah dan napas kurang segar.
  8. Penyakit diabetes dapat menimbulkan gangguan pada gigi, gusi, dan lidah. Bila diabetes tidak terkontrol, tidak hanya glukosa dalam darah yang meningkat, tetapi glukosa dalam air liur pun meningkat. Air liur dengan kadar glukosa tinggi menyebabkan bakteri dalam mulut mudah tumbuh, penumpukan plak pada gigi semakin banyak sehingga gusi mudah terserang infeksi/meradang.   
  9. Penyakit HIV dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Rongga mulut adalah salah satu yang sering terkena dampaknya. Biasanya muncul gusi mudah berdarah karena sistem kekebalan tubuh melemah.
  10. Bone loss periodontal disease. Pada kasus ini terjadi resorbsi/penyusutan tulang alveolus, tempat akar gigi menancap karena kelanjutan penyakit periodontitis.


Hal utama yang perlu diperhatikan supaya terhindar penyakit periodontal/kelainan-kelainan lain di sekitar gusi adalah senantiasa menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan rajin menggosok gjgi secara rutin setelah makan pagi dan menjelang tidur malam, memakai jenis bulu sikat gigi yang lembut, tidak melakukan tekanan berlebih saat menggosok gigi dengan melakukan arah gerakan menggosok gigi yang benar, gantilah sikat gigi yang bulu sikatnya sudah mengembang, secara rutin kontrol ke dokter gigi setiap enam bulan sekali supaya dokter gigi dapat melakukan tindakan sesegera mungkin bila menemukan kelainan.
Berikut disebutkan beberapa jenis tindakan yang biasa dilakukan dokter gigi spesialis periodontis:
  1. Root planning, membersihkan karang gigi/plak yang sudah mengenai akar gigi, mengerjakan scaling sekaligus root planing dengan menggunakan alat khusus guna membersihkan karang gigi di sepanjang permukaan akar gigi. Tindakan ini dilakukan di bawah anestesi lokal/bius lokal Dengan perkembangan teknologi, tindakan scaling/root planning dapat dilakukan pula dengan laser.
  2. Tindakan bedah gusi, yaitu dengan melakukan operasi gusi/cangkok gusi dan melakukan cangkok tulang/bone graft dengan memakai bahan khusus untuk merangsang pertumbuhan tulang dan jaringan gusi yang telah hancur karena perjalanan lanjutan penyakit periodontitis yang tidak segera diatasi.
  3. Pemasangan kawat gigi/'wiring pada kasus gigi geligi yang mengalami kegoyangan tertentu untuk menjaga susunan gigi terjaga dengan baik setelah dilakukan scaling/root planning.


Kamis, 11 Juli 2019

Heru Parwoto dan Ragam Bisnisnya yang Beromset Puluhan Juta Rupiah per Bulan

Heru Parwoto seorang yang memulai karirnya setelah lulus SMU 43 Jakarta pada tahun 2000. Awalnya dia bekerja sebagai Staf Meat Departement di salah satu perusahaan ternama yaitu PT. Supra Boga Lestari pada tahun 2005 hingga 2010, perjalanan karir pertama ini membuat dirinya mengenal tentang target, bagaimana merencanakan promosi, dan melaporkan hasil target pada atasan. Saat ini dia memiliki satu orang anak perempuan dan satu orang anak laki-laki yang usianya masih remaja. Perjalanan karir mulai mengembang saat dia sudah menunjukan bakat dan skill dalam bidangnya. Dia dipercaya menjadi Supervisor For Meat Fish Department di perusahaan yang sama pada tahun 2007. Keluarga merupakan penyemangat dalam hidupnya, apalagi setelah dia dikaruniai seorang putri yang cantik. Tidak sampai di situ, pada bulan oktober 2010 dia diangkat menjadi specialist meat di PT. Hero Supermarket, Tbk  serta dipercaya untuk melatih tim dalam promosi. Banyak sekali pekerjaan yang mendukung skill dan kemampuan Heru Parwoto. Awal tahun 2015 dia diangkat menjadi sourching manager di perusahaan yang sama dan di pertengahan 2015 dia diangkat menjadi category manager di PT. Emporium Indonesia. 

Saat ini pria yang memiliki dua orang anak ini merintis bisnis di berbagai bidang usaha digital yang sedang berorientasi pada pelayanan digital yang mampu untuk menjangkau seluruh wilayah di Indonesia, mulai dari usaha SMM yaitu Social Media Marketing yang mencakup Facebook, Instagram, Twitter hingga YouTube. Dia sudah membaca keperluan masyarakat nantinya, dan memilih bisnis SMM yang terkait dengan followers, likes dan subcribe. Orang-orang yang ingin bekerja sama dengan dia selalu membuka websitenya yaitu https://herumedia.com. Heru Parwoto merintis usaha SMM mulai tahun 2015, dengan modal tekat dan skill yang dia miliki, serta komunikasi yang baik membuat dirinya sukses hingga sekarang. Saat ini pun dia sudah berpenghasilan puluhan juta hingga mendekati ratusan juta. Bukan hanya di bidang social media marketing saja, dia juga usaha di bidang PPOB yang mencakup pulsa, paket data, token listrik, hingga isi ulang gojek dan grab. Harga yang ditawarkan juga lebih murah dan bisa dijual lagi, dan dia memulai bisnis ini pada tahun 2016. 

Heru Parwoto juga melebarkan bisnisnya di dunia fashion yang saat ini menjadi trend di semua kalangan, tidak heran jika seorang yang memiliki tekad akan seberhasil bapak dua anak ini. Memang semua dimulai dari bawah jika ingin menjadi sukses, kini keuntungan yang bisa dia dapatkan hingga puluhan juta. Di dunia online shop khususnya fashion bapak ini memulainya pada tahun 2016 hingga sekarang, menjual berbagai macam barang yang menarik pembeli itulah keahliannya. Bukan hanya dunia fashion saja, dia juga menjual rokok herbal yang di beri nama “Sin” . Dia merintis usaha rokok herbal ini mulai tahun 2017 dan ternyata bisnisnya kali ini mampu bersaing dengan rokok yang beredar. Meraup keuntungan puluhan juta rupiah tidak membuat dirinya berhenti berusaha dan melebarkan sayapnya. 

Saat ini dia sudah memiliki aplikasi dimana bisa memudahkan rekan bisnisnya atau pembeli untuk membeli apa yang dia jual saat ini. Mulai dari PPOB yang bernama Heru Cell di Playstore, hingga Social Media Marketing miliknya. Usaha yang selama ini dirintis memang mendapat semangat dari orang terdekat yaitu keluarga dan orang tua. 

Senin, 01 Juli 2019

Awasi Tekanan Darah demi Kesehatan Jantung

Tekanan darah merupakan salah satu parameter dasar kesehatan seseorang. Oleh karena itu, setiap orang dewasa yang datang ke fasifitas kesehatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan akan diukur tekanan darahnya. Seseorang didiagnosis tekanan darah tinggi atau hipertensi bila saat pengukuran di fasilitas kesehatan, tensi darahnya > 140/90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang 5 menit dalam keadaan tenang dan cukup istirahat.

Diagnosis hipertensi juga dapat dilakukan sendiri apabila tersedia tensimeter di rumah, biasanya berupa tensimeter digital. Caranya dengan mengukur tensi darah Sebanyak 2 kali; ( selang 2 menit setiap pagi dan sore, dilakukan 6-7 hari berturut-turut. Hasil pengukuran hari pertama diabaikan kemudian dihitung rata-rata tensi darah hari kedua dan seterusnya (minimal 3 hari). Didiagnosis hipertensi bila rata-rata tensi darah di rumah >135/85 mmHg.

Bagaimana cara mengukur tekanan darah yang benar?
Lima belas menit sebelum pemeriksaan, tidak diperbolehkan merokok, minum alkohol dan mengonsumsi kafein (kopi, minuman bersoda, minuman berenergi). Pengukuran dilakukan dengan posisi duduk bersandar dan rileks, kedua kaki tidak boleh disilangkan, dan lengan diletakkan di atas meja setinggi posisi jantung. Gunakan manset dengan ukuran yang sesuai, batas bawah manset kurang lebih 2,5 cm di atas siku. Lakukan pengukuran sebanyak 2-3 kali selang 1-2 menit dan dihitung rata-ratanya.

Apa penyebab dan bahaya hipertensi?
Penyebab hipertensi dibagi menjadi dua: 1) primer, karena faktor usia dan 2) sekunder, karena kerusakan organ tubuh terutama ginjal. Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti stroke, penyakit jantung koroner, serangan jantung, gagal jantung, gangguan irama jantung), gagal ginjal, dan kebutaan.

Bagaimana gejala hipertensi?
Pada umumnya, hipertensi tidak menimbulkan gejala sehingga banyak penderita yang tidak menyadari mengidap hipertensi. Sering terjadi, pasien baru mengetahui memiliki hipertensi setelah terjadi komplikasi dan datang ke rumah sakit dalam keadaan stroke, serangan jantung, atau gagal ginjal, dan memerlukan tindakan cuci darah. Oleh karena itu, hipertensi juga dikenal sebagai silent killer.

Siapa yang berisiko mengalami hipertensi?
Bertambahnya usia dan penyakit ginjal sangat berperan dalam terjadinya hipertensi. Faktor lain umumnya berkaitan dengan gaya hidup seperti stres, merokok, konsumsi alkohol, kurang olah raga, kegemukan, diet tinggi gagula (garam, gula, dan lemak).

Apa yang haras dilakukan jika mengalami hipertensi?
Konsultasi ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan adanya hipertensi. Bila sudah terkonfirmasi, dokter akan merekomendasikan perubahan gaya hidup terlebih dahulu untuk mengontrolnya. Terapi perubahan gaya hidup yang dilakukan antara lain: pengaturan diet (rendah garam; maksimal 1 sendok teh/hari, rendah lemak, memperbanyak konsumsi buah dan sayuran), menurunkan kelebihan berat badan, stop merokok dan minuman keras, olah raga teratur.

Apabila dalam waktu tertentu tensi darah yang diharapkan tidak tercapai, barulah dokter memberikan obat antihipertensi. Kadang obat antihipertensi langsung diberikan bersamaan dengan terapi perubahan gaya hidup bila tensi darah sangat tinggi atau kondisi pasien berisiko tinggi untuk terjadi komplikasi. Pemberian obat anti-hipertensi bertujuan menurunkan risiko komplikasi dan kematian akibat stroke, penyakit jantung, dan ginjal.

Amankah mengonsumsi obat antihipertensi jangka panjang?
Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan sekitar 54% penderita hipertensi minum antihipertensi secara rutin, selebihnya tidak rutin bahkan sama sekali tidak minum obat. Salah satu alasan yang sering dikemukakan adalah takut ginjalnya rusak bila minum obat secara terus-terusan. Benarkah demikian? Tidak dimungkiri bahwa mengonsumsi obat jangka panjang, berisiko terkena efek samping obat, termasuk antihipertensi. Namun, angka kejadian gangguan ginjal akibat efek samping antihipertensi jauh lebih rendah dibandingkan dengan kejadian gangguan ginjal akibat hipertensi. Justru antihipertensi diberikan salah satunya untuk mencegah kerusakan ginjal dan menurunkan angka kematian karenaa gagal ginjal akibat hipertensi. 

Mari kita lakukan pemeriksaan tensi darah secara rutin minimal 1 kali/bulan. Jika berusia di atas 40 tahun lakukan lebih sering agar terhindar dari stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Kenali hipertensi agar kualitas hidup yang baik dapat dinikmati. Semoga tulisan sederhana ini dapat bermanfaat bagi pembaca yang budiman.