Halaman

    Social Items

Jika ingin mencapai bobot tubuh yang ideal, maka tubuh yang terlalu kurus jelas bukan merupakan hal yang tepat. Sebab, tubuh yang terlalu kurus bisa membuat Anda terlalu rentan terhadap berbagai virus dan penyakit. Selain itu, tubuh yang terlalu kurus juga bisa membuat Anda terlihat kurang menarik dan terlihat lemas. Agar bisa meningkatkan bobot tubuh, ada beragam hal penting yang perlu Anda ketahui sebelumnya. Inilah dia beberapa nutrisi penting yang perlu Anda perhatikan saat ingin menaikkan berat badan Anda.

Mengonsumsi karbohidrat lebih banyak
Jika ingin meningkatkan berat badan dalam waktu singkat, maka Anda perlu mengonsumsi karbohidrat lebih banyak dari biasa. Makanan dengan karbohidrat tinggi seperti nasi bisa membuat berat badan lebih cepat meningkat dibandingkan sebelumnya. Karbohidrat yang Anda konsumsi setiap kali makan akan berubah menjadi lemak yang akan membuat bobot tubuh meningkat lebih cepat. Selain itu, karbohidrat juga dapat meningkatkan tenaga Anda untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Sehingga, Anda dapat lebih bertenaga saat mengonsumsi karbohidrat lebih banyak dalam setiap makanan yang dikonsumsi sekaligus meningkatkan berat badan lebih cepat dari pola makan tersebut.

Mengonsumsi lemak
Untuk meningkatkan berat badan, maka tubuh membutuhkan lebih banyak lemak dalam asupan nutrisi setiap harinya. Lemak akan membuat bobot tubuh meningkat lebih cepat dibandingkan nutrisi lainnya. Ada berbagai makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi didalamnya dan dapat Anda konsumsi untuk meningkatkan berat badan Anda. Beberapa makanan tersebut antara lain seperti daging sapi, kulit ayam sampai alpukat.

Walaupun konsumsi lemak dapat meningkatkan bobot tubuh secara lebih cepat, namun Anda perlu memperhatikan juga kesehatan tubuh Anda. Seimbangkan asupan lemak dengan aktivitas olahraga agar tidak menyebabkan obesitas. Sehingga, Anda bisa mendapatkan bentuk tubuh yang ideal dan sekaligus lebih sehat dengan berat badan yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

Disamping mengonsumsi makanan yang kaya lemak, Anda juga bisa mengonsumsi susu penambah berat badan yang kaya akan lemak. Cari tahu varian susu yang tepat melalui laman berikut https://www.frisianflag.com/. Semoga bermanfaat.

Nutrisi yang Penting Untuk Meningkatkan Berat Badan

Psoriasis adalah penyakit peradangan kronis yang menyerang kulit dan persendian. Belum bisa disembuhkan secara tuntas. Psoriasis bisa mengenai siapa saja, tetapi pasien terbanyak ada di tahap usia 15-35 tahun. Sementara artritis psoriasis lebih banyak mengenai usia 30-50 tahun. Di usia aktif dan produktif itu, tentu akan sangat mengganggu jika datang serangan psoriasis. Padahal, belum ada obat permanen unluk psoriasis.

Karena salah salu pemicu psoriasis adalah stres, maka tindakan untuk mengendalikan stres atau menenangkan diri akan sangat membantu memperbaiki kondisi. Itu sebabnya tak sedikit pasien psoriasis yang memberikan reaksi positif ketika melakukan latihan yoga asanas. Latihan pernapasan dalam yoga yang disebut pranayama bisa membantu. 

Para pelatih yoga menyatakan bahwa bila latihan yoga dilakukan rutin selama enam bulan hingga dua tahun, akan diperoleh perbaikan kondisi yang signifikan. Memang tergantung dari berat-ringannya kondisi psoriasisnya. Namun, tak sedikit pasien psoriasis yang mengaku mengalami perubahan positif, padahal baru melakukan yoga rutin selama beberapa minggu saja.

Tujuh latihan pemapasan (pranayama) dan latihan mental ini dapat membantu memperbaiki kondisi pasien psoriasis, Dianjurkan untuk melakukannya pagi hari sebelum matahari terbit. Namun, boleh juga dilakukan sambil berjemur di bawah sinar matahan pagi.

Bhastrika pranayama
Duduk bersila di atas matras. Kedua tangan diletakkan di lutut dan lengan lurus, tutup kedua mata dan tarik napas dalam melalui kedua lubang hidung. Jika salah satu lubang hidung tersumbat karena suatu hal, tutup dengan ibu jari atau dua jari tengah dan tarik napas dengan lubang hidung satunya. 

Kemudian embuskan napas secara dalam dan perlahan hingga paru-paru terasa kosong. Lakukan ini 2-3 menit.

Kapalabhati pranayama
Latihan napas dua lubang hidung. Masih duduk bersila. Konsentrasi pada pengeluaran napas. Embuskan napas dari arah perut dan lakukan selama 5 menit. Untuk pemula mulailah secara perlahan, mungkin baru bisa melakukannya secara kontinyu 2-3 menit, berhenti, kemudian mulai lagi. Jika sudah cukup mahir, lakukan ini seama 15 menit dengan istirahat setiap lima menit.

Bahya pranayama
Duduk bersila, mata terpejam, tarik napas dalam dan  penuhi dengan udara segar. Tahan selama beberapa saat, kemudian embuskan napas secara kuat. Lakukan latihan ini 2-3 menit.

Aalom Vilom pranayama
Duduk bersila, tekan lubang hidung kanan dengan ibu jari. Tarik napas dalam melalui lubang hidung kiri, lalu ikuti dengan menarik napas dari lubang hidung kanan.  Buang napas secara perlahan dan dalam, jangan dipaksa. Setiap tarik dan buang napas tidak bleh lebih dari 2,5 detik. Lakukan ini sekitar lima menit.

Bagi pemula, mulailah secara perlahan. dan secara bertahap tingkatkan kecepatan sampai Anda bisa melakukannya selama 15 menit dengan jeda setiap lima menit. Idealnva jika bisa melakukan 100-120 tarik dan buang nafas setiap tahap latihan lima menit.

Agnisaar pranayama 
Tarik napas dalam dan perlahan, dorong otot-otot perut keluar saat dipenuhi dengan udara. Kemudian embuskan napas dan tarik perut ke dalam. Tahan napas dan gerak-gerakkan perut keluar dan ke dalam beberapa kali, dan sebelum merilisnya biarkan udara memenuhi paru-paru. Lakukan latihan ini tiga kali, lima kali, dan 11 kali jika sudah mampu.

Bhramari pranayama
Tutup mata dan sumbat telinga dengan kedua jari-jari. Letakkan jari telunjuk di dahi di atas alis, dan jari tengah pada mata yang terpejam. Tarik napas dalam dan katakan "om", tanpa membuka mulut, jadi seperti suara menggumam yang menjalar dari mulut ke telinga. Mungkin Anda akan merasa nyeri di telinga, tetapi ini tidak apa-apa. Latihan ini akan meningkatkan energi.

Udgeet pranayama
Tutup mata, letakkan tangan pada lutut. Ambil napas dalam kemudian hembuskan. katakan "om". Lakukan ini tiga lima, atau 11 kali jika sudah mampu. 

Kemudian gosok kedua tangan supaya hangat lalu tempelkan pada kedua mata. Buka mata dan Anda akan merasa lebih tenang. Tetap dalam posisi ini 2-3 menit. 

Kendalikan Psoriasis dengan Yoga

Curug ini secara eksplisit berjumlah tujuh air terjun, yang lokasinya cukup berdekatan. Nama resminya Wana Wisata Curug Tujuh Cibolang Desa Sandingtaman. Berlokasi secara bertingkat di area kaki Gunung Sawal, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis.

Warga biasanya menyebutnya Curug Tujuh saja, tempat wisata yang menawarkan sejuta keindahan alam. Memiliki flora dan fauna yang masih kaya dan terdapat kawasan yang digunakan untuk berkemah atau camping ground.

Air curug berasal dari mata air Cimantaja yang keluar dari Gunung Sawal. Ketinggian air terjun berbeda-beda dan memiliki keunikan tersendiri. Ketujuh curug memiliki nama masing-masing yaitu Curug Satu, Curug Dua, Curug Tiga, Curug Cibolang, Curug Cimantaja, Curug Cileutik, Curug Cibuluh. Ketujuh curug itu memasok air ke kali atau Cigede Cibolang dan Kali Cimantaja.

Pengunjung dapat mengakses curug dari jalan utama Kecamatan Panjalu ke Desa Sandingtaman, lalu naik ke jalan menanjak yang cukup berliku sejauh empat kilometer. Jalan sudah beraspal dan bisa dilalui berbagai kendaraan. Dari pintu masuk curug, pengunjung dapat berjalan kaki sekira dua ratus meter dan menghirup udara segar pegunungan sampai ketemu lokasi Curug Satu.

Setelah mendaki tangga batu yang cukup tinggi, pengunjung dapat merasakan segarnya air kolam di bawah air terjun yang cukup luas dan mandi dengan percikan air terjun.

Pemandangan khas hutan pinus dan berbagai tegakan tanaman hutan sangat menyegarkan mata. Udara sejuk di ketinggian dan nuansa hutan hujan tropis yang rimbun hijau, menambah sensasi berpetualang di sana.

Curug Satu memiliki ketinggian sekira 120 meter dengan lebar 20 meter. Memiliki debit air yang deras, jernih, serta dingin, menurut warga tak pernah surut meskipun kemarau panjang. Banyak pengunjung berendam sambil merasakan sensasi pijatan dari guyuran air terjun di kolam.

Berwisata ke Curug Tujuh Cibolang tidak akan habis dilalui dalam satu hari, apabila ingin berlama-lama merasakan sensasi pada setiap curug. Paling tidak pengunjung dapat melanjutkan perjalanan ke Curug Dua, kemudian ke Curug Tiga sejauh satu kilometer, juga curug keempat dan kelima. Untuk menempuh semua, pengunjung harus balik lagi melalui jalan yang sama untuk pulang. Pasalnya, lokasi curug keenam dan ketujuh ditempuh dengan arah sebaliknya dari lokasi awal Curug Satu.

Meskipun ketinggian dan debit airnya paling unggul Curug Satu, tetapi setiap curug memiliki keindahan dan sensasi berbeda. Begitu pula dengan suasana yang khas di sekitar curug masing-masing. [Sumber: E. Saepuloh]

Curug Tujuh Cibolang, Tempat Wisata di Ciamis yang Menawarkan Sejuta Keindahan Alam

Bagi pelari, terutama Muslim, berlatih saat Ramadan menjadi tantangan tersendiri. Selama berpuasa, aktivitas latihan sebaiknya tidak terputus, terlebih jika memiliki program latihan atau target pencapaian performa tertentu.

Akan tetapi, kondisi tubuh saat berpuasa tentu berbeda dengan biasanya sehingga perlu siasat agar baik ibadah maupun aktivitas latihan tetap berjalan.

Di Indonesia, rata-rata durasi berpuasa sekitar 13 jam. Akibatnya, tubuh manusia akan mengalami perubahan seperti menipisnya glikogen, menurunnya gula darah, dan dehidrasi.

Jika dipaksakan berlatih dalam kondisi seperti ini, selain tidak maksimal, tubuh juga terkena dampak buruknya. Akibat glikogen yang minim, tubuh memakai lemak sebagai sumber utama. Akibatnya, aktivitas tubuh melambat, dan ini kurang baik bagi performa latihan. Selain itu, tubuh lebih mudah letih dan lama untuk pulih, juga rentan cedera.

Pelari rekreasi adalah pelari kebanyakan yang nonatlet. Mereka menyukai lari demi hobi, juga rekreasi. Meski demikian, banyak yang serius menekuninya karena ingin membuat pencapaian saat berlari. Misalnya, membangun performa saat berlari atau mencapai target tertentu dalam kompetisi.

Jumlah pelari rekreasi terus bertambah, tidak hanya di Indonesia. Namun memang, perkembangannya di sini terbilang pesat. Dalam satu tahun, ratusan acara lari bisa ditemukan di seluruh nusantara.

Karena banyak pelari rekreasi yang serius berlatih, bulan Ramadan sebaiknya tidak dijadikan halangan untuk berlatih. Oleh karena itu, perlu siasat berlatih agar tubuh tetap mendapatkan manfaat latihan.

Yang paling utama terjadi dalam tubuh saat puasa adalah menurunnya gula darah. Akibatnya, seseorang akan kehilangan fokus serta merasa lemah. Ditambah dengan dehidrasi yang bisa berdampak berat pada tubuh seperti kontraksi otot lebih keras sehingga mudah keram, menurunnya performa, dan bahkan membahayakan kesehatan.

Agar performa lari tercapai, ada ramus sederhana yang bisa mewujudkannya, yakni paduan antara latihan yang baik, nutrisi yang ideal, serta istirahat yang cukup. Lari itu olah raga individual sehingga jika terjadi cedera penyebabnya adua, training error atau lifestyle error.

Berlatih saat puasa sebaiknya mempertimbangkan pilihan waktunya, bisa sebelum sahur, menjelang Magrib, atau setelah berbuka. Selain itu perlu dicermati juga kecukupan nutrisi saat sahur, saat berbuka, dan setelah latihan.

Memenuhi kebutuhan cairan saat jam sahur dan berbuka, sama pentingnya dengan memperhatikan asupan makanan saat sahur dan berbuka. Sebisa mungkin tidak mengonsumsi makanan manis terlalu banyak atau terlalu banyak camilan. Makanlah dengan gizi berimbang, cukup karbohidrat, protein, sayuran, serta buah.

Bagi pelari, mengonsumsi karbohidrat penting untuk menjaga performa berlari. Jangan pernah tinggalkan karbohidrat. Nasi merah bisa jadi pilihan karena kaya serat dan energi yang dihasilkannya tahan lama.

Selepas latihan, tubuh harus diberi nutrisi dan cairan. Tiga puluh menit hingga 60 menit setelah latihan adalah golden hour karena otot menyerap nutrisi lebih banyak. Seperti spons menyerap air. Di waktu inilah sebaiknya asupan makanan yang baik atau superfood diberikan pada tubuh. Jangan junkfood.

Menyoal kualitas istirahat, masih banyak pelari yang tidak paham masa pemulihan (recovery). Sesaat setelah berlatih, tubuh berada pada kondisi terburuknya, otot-otot rusak dan cairan tubuh berkurang.


Di sinilah pentingnya recovery atau istirahat (rest). Dalam sepekan, pastikan memiliki satu atau dua hari istirahat untuk memulihkan tubuh. Kualitas tidur juga perlu diperhatikan.

Boleh ditanya ke atlet lari profesional, mereka punya jam tidur banyak untuk memulihkan tenaga.

Rata-rata pukul 21.00 sudah di tempat tidur. Saat deep sleep (terlelap) inilah tubuh menghasilkan hormon pertumbuhan (growth hormone) yang berguna untuk meningkatkan performa. 

Memilih waktu latihan saat puasa haras disiasati dengan baik sesuai kondisi masing-masing pelari. Jika ingin lari malam, perhatikan waktu terakhir makan karena setelah makan tubuh perlu waktu tiga jam untuk mencernanya.

Perhatikan pula konsumsi cairan, minum sedikitnya 2 liter sehari jika bisa, agar tidak dehidrasi, Hitung pula jam tidurnya. Kondisi kurang tidur bisa memicu cedera dan berbahaya saat latihan.

Saat puasa memang tidak disarankan untuk berlatih keras. Tapi bagi pelari yang ingin menjaga kualitas performanya, sebisa mungkin tetap latihan saat puasa. Banyak cara dan strategi yang bisa dilakukan, tetapi yang terpenting adalah mendengarkan tubuh Anda sendiri. Jika sedang tidak fit, tidak perlu memaksakan. Kesehatan tubuh pastikan selalu jadi prioritas.

Cermat Memilih Waktu Berlatih
Salah satu trik yang harus dipahami pelari jika hendak berlatih saat puasa adalah memilih waktu latihan. Konsultan aktivitas lari asal Jakarta, Andri Yanto menyebutkan, ada tiga pilihan waktu latihan saat puasa, yakni menjelang sahur (pukul 2.00-4.00), menjelang buka puasa (pukul 16.30-17.45), serta setelah buka puasa (pukul 19.00-21.00). 

Ketiga waktu latihan itu tentu memiliki plus dan minus. Misainya, latihan menjelang sahur, baiknya adalah tubuh cukup energi dan cairan tubuh. Minusnya, waktu berlatih terlalu pagi sehingga sulit mencari tempat latihan, serta ada kemungkinan ia akan kurang tidur.

Jika ingin berlatih menjelang sahur, pilihan jenis latihan bisa easy atau moderate. Artinya, masih bisa berlatih tempo atau interval di waktu tersebut. Tubuh masih mampu melakoni jenis latihan tersebut karena masih berenergi meski ada kemungkinan kurang tidur.

Kedua, adalah waktu latihan menjelang Magrib. Keuntungannya, mudah mencari tempat latihan, bisa berlatih bersama teman, dan setelah selesai bertepatan dengan jam buka puasa. Akan tetapi, di waktu tersebut tubuh tengah dehidrasi karena tidak mendapat cairan dan nutrisi sejak pagi. Pilihan jenis latihannya pun hanya easy run. Hal itu bertujuan untuk menyiasati cadangan glikogen yang menipis.

Terakhir, berlatih setelah buka puasa. Lebih banyak keleblhannya, tetapi ada sisi minusnya yakni mengalami kurang tidur. Mengapa? Karena jika berlatih setelah jam buka, misalnya pukul 21.00, pelari harus makan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi. Butuh 3 jam setelah makan untuk tidur lelap.

Ini berarti, dia akan tidur sekitar pukul 24.00 dan harus bangun lagi pukul 4.00 untuk sahur. Jika memakai cara ini, dianjurkan pada siang hari sempatkan tidur siang untuk menambah waktu tubuh beristirahat

Pola Latihan bagi Pelari Saat Puasa

Meski ada cukup banyak situs penyedia nonton movie online di internet, akan tetapi sebagian besar justru hanya menyajikan beragam koleksi film lama saja yang mungkin sudah terbilang sangat ketinggalan jaman. Lalu apa yang anda harapkan dari situs semacam ini? Jika anda ingin menjadi yang paling update dalam dunia film bioskop maka sangat pas jika anda menonton film terbaru anda di situs ITCmovie, Dapatkan film terbaru di ITCmovie yang pastinya akan menjadikan anda pecinta film sejati yang tak ketinggalan tren film – film terbaru, sebab hanya di sinilah film – film baru dan film kartun tersaji dengan kualias terbaiknya yang akan memberikan sensasi baru layaknya anda sedang menonton film di bioskop kesayangan anda.

Tonton film terbaru dan animasi terbaru di ITCmovie
Belum puas dengan film – film xxi jadwal baru yang tayang di situs nonton movie ITCmovie? tenang saja karena anda juga tetap bisa mendapakan suguhan film menarik lainnya yang mungkin belum pernah anda tonton di masa yang lalu, tersedia lengkap semua film bioskop indonesia keluaran lama di situs ITCmovie dengan berbagai genre dan dari masing – masing negara yang berbeda. Tidak hanya itu saja, tersedia pula menu pilihan yang menarik yang akan mempermudah anda dalam menemukan film yang anda inginkan. Sistem pencarian dan download film bioskop terbaru film di situs ITCmovies.com pun terbilang sangat simple dan mudah, anda hanya perlu menuju ke kolom pencarian dan mengetik judul film yang anda inginkan maka akan langsung muncul film anda tersebut dan anda bisa langsung menyaksikannya dari gadget anda.

ITCmovie sediakan tontonan berkualitas dan menarik
ITCmovie menyediakan anda tontonan yang berkualitas dan juga bermutu tinggi. Mulai dari nonton streaming film indonesia dengan berbagai macam genre dari horror, action, komedi, drama, romance, thriller sampai dengan genre genre yang susah untuk ditemukan di dalam situs situs nonton movie lainnya. Selain box office minggu ini, ITCmovie juga menyediakan anda serial yang bisa anda tonton. Bagi anda penggemar serial film korea terbaru. Anda bisa menonton serial drama asia serial barat sampai dengan serial animasi jepang yaitu anime serta nonton film indonesia. Intinya semua penggemar film dan serial berbagai genre bisa menemukan sesuatu hal yang menjadi favorit mereka di dalam situs ITCmovie.

Interface mudah untuk akses nyaman dan cepat
Dengan situs nonton movie yang memiliki keunikan tersendiri ditambah dengan interface yang mudah untuk anda gunakan. Situs ITCmovie memberikan anda kemudahan dalam mengakses situs ini dan download film terbaru. Anda bisa melakukan search movie dan serial favorit anda sesuai dengan genre, judul dan juga masih banyak lagi. Hal ini mempermudah kita untuk langsung menonton film favorit kita dengan cepat dan mudah. Jika anda ingin hal baru, tenang saja karena ITCmovie selalu menyediakan film terbaru dan download film indonesia terbaru setiap harinya sesuai dengan film film yang baru saja muncul. Jadi jika ada film baru anda bisa langsung menontonnya dan menikmatinya di ITCmovie.

Anda masih belum puas hanya dengan menonton sekali? Tenang saja karena anda bisa mengunduh film – film favorit anda atau download film bioskop indonesia dari situs nonton movie ITCmovie untuk disimpan di gadget pribadi anda sehingga anda pun bisa menikmati seluruh film koleksi anda hanya dari gadget anda kapan pun dan di mana pun. Ini akan semakin membuat anda lebih leluasa ketika ingin nonton movie online sub indonesia yang anda inginkan, kenangan lama anda dengan film favorit anda tersebut akan semakin lengkap rasanya jika anda bisa menikmatinya dan nonton film online subtitle indonesia setiap saat. Jadi segeralah datang dan nikmati film favorit anda hanya di ITCmovie. untuk anda yang penasaran jangan lupa! ITCmovie adalah situs nonton movie, akses situs nya di www.ITCmovie.com.



Nonton Movie Online Terbaru Film Bioskop Indonesia

Setiap tahun para diabetesi (penderita diabetes mellitus/sakit kencing manis) khususnya yang termasuk “pendatang baru” banyak yang bertanya-tanya, “Bolehkah saya menjalani ibadah puasa? Apakah cukup aman bagi saya puasa sebulan penuh? Kalau laik untuk berpuasa bagaimana pula pengaturan makan (diet)-nya dan bagaimana pengaturan obatnya? Hal-hal apa yang perlu diperhatikan selama menjalani ibadah puasa tersebut?”

Pertanyaan-pertanyaan tersebut sering kali tidak dapat dijawab sendiri dengan memuaskan. Di antara para diabetesi mungkin juga ada yang berpendapat bahwa namanya juga “sakit kencing manis”, artinya kan sakit. Bukankah orang yang sakit boleh tidak berpuasa? Atau mungkin ada pula pernyataan, “Mengapa harus bertanya-tanya. Saya in tidak merasa apa-apa, berarti ya tidak sakit, jadi ya puasa saja.” Untuk membantu para diabetesi yang belum mendapat penjelasan dari dokternya mengenai hal-hal tersebut, di sini akan mencoba memberikan beberapa keterangan atau jawaban atas pertanyaan di atas tadi. Akan tetapi, belum sampai kepada inti persoalannya dan untuk dapat lebih memahami masalahnya, akan disampaikan secara singkat tentang apa itu diabetes dan mengapa perlu dibicarakan secara khusus.

Ketentuan puasa Ramadan

Puasa bulan Ramadan adalah wajib hukumnya bagi umat Islam seperti dinyatakan pada surat Al-Baqarah ayat 183, “Hai orang-ang yang beriman diwajibkan kamu berpuasa, sebagaimana puasa itu telah diwajibkan juga atas orang-orang yang sebelummu. Semoga kamu menjadi orang yang raya “. Bagi yang sakit atau tidak ikut menjalankan ibadah ini ada kemudahan yang ditentukan pada ayat-’ 184 surat yang sama, “Puasa itu hanya beberapa hari yang telah ditentukan, tetapi siapa yang sakit diantaramu atau dalam perjalanan, boleh tidak berpuasa, tapi puasakanlah bilangan hari yang tidak dipuasakan itu di hari yang lain “. Dapat dilihat dari ayat-ayat itu bahwa orang yang sakit atau orang-orang yang tidak kuat dapat ikut mengerjakan puasa, tetapi wajibmembayar fidyah, yaitu memberi makan orang miskin.

Dua Golongan Diabetes

Ada beberapa tipe diabetes tetapi yang utama yaitu diabetes tipe-2 = NIDDM (non insulin dependent diabetes mellitus), diabetes yang biasanya mengenai penderita dewasa yang jumlahnya lebih dari 95% dari seluruh penderita diabetes. Tipe diabetes utama yang lain ialah tipe 1 = IDDM (insulin dependent diabetes mellitus) yaitu diabetes yang tergantung mutlak pada pemberian insulin. Yang termasuk golongan ini biasanya mereka yang menderita diabetes sejak anak-anak dan mendapat insulin setiap hari. Pada pengobatannya harus langsung mendapat insulin.

Apakah diabetesi termasuk orang sakit? Dalam keadaan terkendali, baik dan sedang tidak menderita penyakit lain diabetesi termasuk orang yang cukup sehat. Dari penelitian-penelitian terhadap penderita diabetes yang berpuasa sebulan penuh di beberapa kota besar di Indonesia didapatkan bahwa mereka yang diabetesnya terkendalikan dengan baik, tidak mengalami kesukaran atau gangguan selama itu’. Bahkan, pada sebagian penderita, pada akhir puasa mendapatkan penurunan kadar gula dan kadar kolesterol, dan pada beberapa diabetesi yang gemuk berat badannya turun.

Lalu diabetesi yang bagaimana yang laik berpuasa? Seperti disebutkan di atas maka penderita diabetes, selama gula darahnya terkendali cukup baik dan tidak sedang menderita penyakit lain, sebenarnya adalah orang yang sehat, sesehat siapa saja. Mereka inilah yang tidak berisiko atau laik untuk berpuasa. Bagi mereka yang sebelumnya tidak pernah taat menjalankan pengaturan makan sering kali menganggap bahwa bulan puasa ini merupakan kesempatan untuk taat. Tetapi, dalam menerapkan anggapan tersebut mereka harus berhati-hati.

Selain dari keterkendaliannya, kelaikan puasa dapat pula kita lihat dari berat ringannya diabetes. Tingkat beratnya diabetes ditentukan oleh beberapa hal, antara lain oleh adanya komplikasi yang telah terjadi. Namun, secara tidak langsung beratnya diabetes dapat pula dilihat dari cara pengendaliannya, yaitu disebut ringan, apabila diabetes cukup terkendali dengan diet dan olahraga saja. Ringan sampai sedang, apabila diabetesnya terkendali dengan selain diet juga dengan tablet penurun gula atau disebut juga obat hipoglikemik oral (OHO). Disebut berat, apabila untuk terkendalinya diabetes diperlukan insulin. Mereka yang diabetesnya termasuk ringan sampai sedang dan terkendali seperti di atas, dapat dinyatakan aman untuk berpuasa.

Diabetes tipe 2 (diabetes dewasa) yang memerlukan insulin apabila kebutuhan insulinnya cukup tinggi yaitu lebih dari 40 unit per hari perlu lebih waspada karena kurang aman untuk puasa. Penderita diabetes yang tergolong diabetes tipe 1 atau IDDM yang untuk hidupnya mutlak tergantung suntikan insulin - penundaan pemberian insulin dapat sangat berbahaya. Oleh karena itu, penderita diabetes tipe 1 (diabetes usia muda yang tergantung penyuntikan insulin) bukan yang dianjurkan untuk berpuasa.

Mengapa harus yang sudah terkendali baik? Diabetes yang terkendali baik, ialah mereka yang gula darahnya tidak melebihi 180 mg% sehari-harinya. Apabila gula darah penderita melebihi 180 mg% (miligram per 100 ml darah), artinya melebihi harga ambang ginjal untuk gula, gula akan keluar bersama urine (air kencing). Dengan adanya gula di dalam urine maka akan banyak air yang ditarik keluar bersama urine tersebut.

Hal itu menyebabkan penderita menjadi beser yaitu lebih sering dan lebih banyak buang air kecil. Akibat selanjutnya, badan akan “menjadi kering” (dehidrasi) dan memacu rasa haus untuk minum sebanyak-banyaknya sehingga penderita akan selalu merasa haus. Secara tidak disadari ini adalah mekanisme tubuh untuk mengatasi dehidrasi, menjaga agar tubuh tidak kering. Apabila pada keadaan seperti itu orang tidak boleh minum, karena berpuasa, dapat kita bayangkan apa yang terjadi, yaitu terjadinya “kekeringan” tubuh dan orang menjadi sangat lemah. Keadaan itu sangat membahayakan.

Lalu bagaimana pengaturan makan (diet) untuk diabetesi? Dengan adanya perubahan waktu tanpa makan/minum pada bulan Ramadan yang berbeda dengan pada hari-hari biasa, tentu akan terjadi pula perubahan jadwal pada diet diabetes. Bagaimana kita harus mengaturnya? Dari rumus 3J, maka selama bulan puasa yang terutama berubah adalah jadwalnya. Jumlahnya ditentukan oleh jumlah kalori yang dibutuhkan sehari-hari, disesuaikan dengan berat ringannya pekerjaannya. Jumlah makan tidak boleh lebih dari itu agar insulin yang terbatas di dalam tubuh dapat dimanfaatkan secukupnya. Tidak boleh kurang agar kebutuhan hidup sehat sehari-hari dapat dipenuhi. Prinsip-prinsip ini tetap berlaku kapan saja, juga pada waktu menjalani ibadah puasa. Apakah cukup dengan makan buka dan sahur saja? Makan yang hanya dua kali per hari dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula yang besar. Telah diketahui bahwa kelainan fisikologik utama pada diabetes ialah ketidakmampuan untuk menyimpan energi atau kalori (yang berasal dari makanan) untuk kemudian dapat dipakai sewaktu-waktu sehingga pada diabetes, pada umumnya, diperlukan jadwal makan yang lebih sering. Jumlah kalori yang dikonsumsi penderita diabetes yang berpuasa sama dengan hari-hari biasa, hanya jadwalnya yang berbeda.

Pengaturan obat

Bagi mereka yang mendapat obat penurun gula, tablet (OHO) atau insulin, jadwal minum obatnya pun harus berubah sesuai dengan jadwal makan dan kegiatan. Ada tiga kelompok OHO yang dikenal, yaitu, Golongan Sulfonilurea (Diabinese, Daonil, Euglucon, Diamicron, Mini-diab, Glucotrol, Glurenorm, Amaryl, dll.); Golongan Biguanide; metformin (Glucophage, Glucotka, Zumamet, dll.) dan Golongan Inhibitor Glukosidase alfa/Acarbose (Glucobay). Akhir-akhir ini terdapat suatu golongan lain yaitu Repaglinide (Novonorm).

Obat satu kali sehari. Bila biasanya obat tersebut hanya didapat satu kali dan diminum pagi hari yaitu sekitar makan pagi, pada bulan puasa obat tadi diminum satu kali pula yaitu pada waktu buka puasa, sekitar makan porsi buka. Karena salat harus didahulukan, dapat membatalkan puasa dengan minum dahulu. kemudian salat, lalu minum obat. Setelah kurang lebih seperempat jam kemudian baru buka puasa yang sebenarnya. Cara lainnya, minum dahulu, kemudian minum obat, langsung salat, baru makan buka puasa. Cara yang terakir ini kadang-kadang ada kerugiannya, yaitu dapat timbul hipoglikemi (gula terlalu rendah).

Obat dua kali sehari. Apabila biasanya obat diminum dua kali sehari yaitu pagi dan malam, pada bulan Puasa dosis pagi diminum pada waktu buka, dosis malam dimakan pada waktu sahur.

Obat tiga kali sehari. Obat yang diberikan tiga kali sehari biasa ialah obat yang mempunyai masa kerja yang pendek. Apabila biasanya mendapat obat tiga kali sehari, pada waktu bulan Puasa diminum pada waktu buka, makan malam dan sahur.

Suntikan insulin. Bagaimana dengan mereka yang mendapat suntikan insulin? Jadwalnya sama dengan perubahan jadwal obat seperti yang disebutkan di atas. Namun, biasanya mereka yang memerlukan suntikan tiga kali sehari atau lebih atau memerlukan dosis lebih dari 40 unit/hari tidak dianjurkan puasa. Demikian pula yang termasuk golongan diabetes tipe 1 (NIDDM).

Olahraga. Olahraga yang biasa dilakukan sehari-hari, pada bulan Puasa dapat tetap dilakukan untuk menjaga kebugaran, tetapi tidak untuk meningkatkan kebugaran itu. Olahraga dapat dilakukan pagi atau sore hari. Namun, lebih dianjurkan untuk dilakukan sore hari menjelang buka karena setelah olahraga dapat segera minum. Apabila olahraga akan dilakukan pada pagi hari, obat yang diberikan pada waktu sahur sebaiknya setengah dosis saja.

Hal yang penting untuk diperhatikan

Hipoglikemi (kadar gula darah yang terlalu rendah) dapat terjadi pada diabetesi yang mendapat ( penurun gula, khususnya golongan sulfonilurea atau obat kombinasi atau insulin, waktu menjalani ibadah puasa ini. Suatu keadaan yang berbahaya. Hal ini terjadi apabila makan yang teriambat atau kerja/olah raga yang tiba-tiba berat tanpa pengurangan jumlah obat atau tanpa tambahan makan. Gejalanya ialah tiba-tiba lapar luar biasa, berkeringat dingin, dan bedebar-debar. Apabila tidak segera diatasi, dapat cepat menurunkan kesadaran. Setiap diabetesi harus mengenal gejala tersebut. Pada keadaan hipoglikemi, orang tersebut harus membatalkan puasabya, cepat minum air gula atau makan apa saja yang mengandung gula (permen, kue). Jangan berpikir sayang karena sebentar lagi waktu berbuka karena apabila terlambat diatasi dapat sangat membahayakan hidup. Toh hari puasa yang batal itu dapat dibayar lain kali.

Jadwal khusus

Hal lain yang perlu diperhatikan penderita diabetes (diabetesi) yang berpuasa adalah (1) Pada hari pertama puasa waktu sahur pertama, obat penurun gula (tablet atau suntikan) yang biasanya diberikan sekitar makan pagi, tidak usah diberikan. Obat baru diberikan pada waktu buka puasa petang harinya. (2) Pada hari terakhir, waktu buka puasa, obat diberikan setengah dosis. (3) Pada hari Lebaran, obat mulai diberikan seperti pada hari-hari sebelum puasa.

Pada perubahan jadwal mungkin ada guncangan-guncangan kadar gula darah, tetapi sifatnya hanya sementara, terutama pada hari pertama sesudah Idulfitri. Hal ini karena adanya perubahan waktu minum obat.

Amankah Diabetesi Berpuasa? Penderita Diabetes Wajib Tahu!

 
Anda yang memiliki orang tua berpenyakit jantung, mesti waspada. Sebab, Anda pun kemungkinan memiliki kondisi yang serupa. 

Benar adanya bahwa penyakit jantung dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Misalnya saja, menjaga pola makan dengan tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak, mencukupi waktu istirahat, tidak merokok, dan juga rutin berolahraga. Tapi, bila Anda memiliki faktor keturunan atau orang tua Anda memiliki penyakit jantung, penting untuk menerapkan hal itu dengan lebih disiplin. 

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, risiko Anda untuk terkena penyakit jantung sebesar 10% bila ada satu anggota keluarga yang menderitanya. 

“Persentase itu akan semakin bertambah jika anggota keluarga yang menderita penyakit jantung lebih dari itu,” tambahnya. 

Misalnya, ayah dan saudara laki-laki Anda terkena penyakit jantung sebelum usia mereka 55 tahun atau ibu dan saudara perempuan yang terkena penyakit jantung sebelum usia 65 tahun. Maka risiko Anda untuk terkena penyakit jantung akan semakin besar. 

Saat Anda tinggal bersama dengan anggota keluarga yang menderita penyakit jantung dan punya pola hidup yang buruk, ‘penularan’ pola hidup yang buruk itu pun akan lebih mudah terjadi. Tapi, meski faktor keturunan berperan penting terhadap terjadinya penyakit jantung pada seseorang, bukan berarti Anda langsung melupakan faktor lain. 

Adapun beberapa faktor yang juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung adalah usia, rokok, diet yang buruk, jenis kelamin (pria lebih berisiko), peningkatan kadar kolesterol, serta peningkatan tekanan darah. 

Ada juga langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan bila Anda memiliki faktor riwayat keturunan terkait penyakit jantung, yaitu sebagai berikut:
  • Selalu rutin cek kesehatan. Periksa kadar kolesterol, tekanan darah, dan berat badan. Jangan sampai melewati ambang batas normal/ideal.
  • Terapkan pola makan sehat.
  • Rutin berolahraga.
  • Kelola stres dengan menentukan prioritas, meditasi, dan lain sebagainya. 
  • Hindari rokok dan batasi asupan minuman beralkohol.
  • Serta lengkapi dengan konsumsi plant stanol ester (gandum, buah-buahan)

Peran faktor keturunan terkait penyakit jantung memang cukup meresahkan. Tetapi, bukan berarti Anda langsung menyerah. Minimalkan risiko dengan melakukan pencegahan di atas dan ajaklah semua anggota keluarga untuk menerapkan hal tersebut agar terbebas dari penyakit jantung. 

Sumber : Klikdokter.com

Peran Faktor Keturunan pada Penyakit Jantung

Sebelum membahas tentang sahur, sedikit mengulang tentang berbuka puasa dari artikel yang lalu. Pola makan yang dianjurkan saat berbuka adalah sebagai berikut: l) Berbuka dengan buah-buahan manis berair banyak atau makanan manis tetapi tidak terlalu banyak. 2) Minum air. 3) Salat Magrib. 4) Makan nasi dan lauk-pauknya (4 sehat). 5) Makan makanan lain atau stop tergantung dari status gizi Anda. Antara berbuka hingga tidur dianjurkan minum 4-5 gelas untuk orang dewasa.

Pola makan saat sahur adalah: 1) Makan nasi dan lauk-pauknya. 2) Makan buah berair banyak. 3) Minum susu untuk yang suka. 4) Makan makanan lain. Minum 3-4 gelas dari bangun sahur hingga imsak.

Makan sahur sangat dianjurkan oleh Rasulullah saw. Dalam satu hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Rasulullah bersabda, "Makan sahur adalah keberkahan, maka janganlah kalian meninggalkannya, walaupun hanya berupa seteguk air, karena Allah swt dan malaikat-Nya bersalawat bagi orang-orang yang bersahur."

Sedemikian kuatnya Rasulullah saw dalam menganjurkan makan sahur. Dalam pandangan ilmu gizi, makan sahur sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan zat gizi harian yang tidak dapat dipenuhi dengan mengonsumsi makanan dan minuman saat berbuka saja. Makan sahur juga menjadi sumber zat gizi utama untuk menunjang aktivitas seharian sejak azan Subuh hingga azan Magrib.

Mengingat waktu yang terbatas,:dianjurkan makan sahur diawali dengan makan nasi dengan lauk pauknya (4 sehat), yaitu nasi, sumber protein hewani (daging, ikan, ayam, atau telur), sumber protein nabati (kacang-kacangan dan produknya seperti tahu dan tempe), serta sayuran. Makanan 4 sehat ini memiliki komposisi zat gizi yang seimbang dan total energi cukup besar sehingga bila kebetulan terlambat bangun sekalipun, bila langsung mengonsumsi 4 sehat, asupan gizinya dapat menunjang kebutuhan zat gizi tubuh saat berpuasa hingga berbuka. Jangan lupa minum air.

Bila masih memiliki waktu, sahur dapat dilanjutkan dengan mengonsumsi buah-buahan manis berair banyak (pepaya, semangka, melon, jeruk, nanas, belimbing, anggur, apel, dll). Buah-buahan ini mengandung air, vitamin, dan mineral, serta gula buah atau fruktosa. Fruktosa bermanfaat untuk mengisi cadangan glikogen hati dan otot yang bermanfaat untuk daya tahan saat berpuasa. Sahur dapat dilanjutkan dengan minum susu bagi yang suka. Susu bermanfaat terutama untuk suplementasi kalsium dan vitamin D, juga menjadi tambahan untuk asupan protein dan air.

Bagi yang memiliki status gizi normal atau kurang, termasuk anak yang dalam masa pertumbuhan, bila masih memiliki waktu sebaiknya setelah minum susu mengonsumsi makanan lain seperti kue dan camilan untuk tambahan asupan energi. Jangan lupa minum air yang cukup, sebaiknya 3-4 gelas untuk orang dewasa.

Total asupan zat gizi yang dikonsumsi saat puasa, akan lebih sedikit dari saat tidak puasa. Hal itu karena kesempatan untuk mengonsumsi makanan menjadi lebih sedikit. Makan sahur sangat penting agar defisit asupan zat gizi saat puasa tidak terlalu banyak.

Berdasarkan penelitian di beberapa negara, diketahui bahwa dampak dari puasa akan menyebabkan berat-badan turun. Namun, penurunan ini hanya terjadi hingga minggu ke-2 berpuasa. Setelah itu, berat badan tahan hingga Lebaran (tidak turun lagi). Berat badan akan naik lagi saat Lebaran. Hal ini akan dibahas pada tulisan akan datang tentang persiapan menghadapi Lebaran.

Fenomena berat badan turun saat 2 minggu pertama menunjukkan bahwa total asupan energi saat puasa memang mengalami defisit dibandingkan dengan saat tidak berpuasa. Penting diperhatikan terutama untuk anak yang sedang tumbuh agar jumlah defisitnya tidak terlalu banyak, agar mengonsumsi makanan apa pun sebelum dan setelah salat Tarawih.

Anak-anak juga harus dibangunkan untuk sahur lebih awal agar kesempatan untuk mengonsumsi makanan menjadi lebih banyak, dengan pola seperti disebutkan tadi. Berat badan di dua minggu terakhir Ramadan bertahan karena tubuh telah beradaptasi dengan kekurangan saat berpuasa sehingga lebih hemat dalam penggunaan energi.

Pola aktivitas fisik saat Ramadan yang dianjurkan adalah: pagi-pagi setelah sahur sebaiknya senam ringan untuk menjaga fleksibilitas tubuh, dilanjutkan dengan aktivitas harian. Siang hari diperbolehkan tidur siang, tetapi sekitar pukul 14.00-15.00 sebaiknya melakukan aktivitas kembali seperti berkebun, pergi ke pasar, mempersiapkan makanan untuk berbuka, dan lain-lain. 

Olah raga sebaiknya tetap dilakukan untuk menjaga kebugaran, mulai bada asar hingga menjelang magrib. Sebaiknya tidak kurang dari 30 menit selama 3-5 kali seminggu. Jenis olah raganya disesuaikan dengan usia, dari intensitas ringan hingga berat, aerobik atau anaerobik, sebaiknya campuran.

Semakin tinggi intensitas olah raga, kebutuhan air semakin banyak Berolah raga dengan intensitas berat dilakukan saat mendekati waktu berbuka puasa.

Pola makan dan aktivitas fisik yang dianjurkan tadi, telah disesuaikan dengan perubahan metabolisme tubuh pada saat puasa. Diharapkan, meskipun kita berpuasa, aktivitas harian seharusnya tetap berjalan seperti biasa karena tubuh telah memiliki mekanisme adaptasi. Untuk yang mengalami gizi lebih (obesitas, trigliserida dan kolesterol dalam darah tinggi), berpuasa akan menyebabkan berat badan turun. Begitu pula kadar trigliserida akan turun selama pola makan dan pola aktivitas fisik dilakukan dengan baik sesuai anjuran. 

Demikian, semoga kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan bugar dan sehat. Semoga tulisan sederhana ini dapat bermanfaat bagi para pembaca yang budiman. 

Tips Bugar dan Sehat di Bulan Ramadan (2)