Jumat, 17 Januari 2020

Catering Sehat Jakarta, Pilihan Tepat untuk Memenuhi Nutrisi Manusia

Catering sehat Jakarta adalah sebuah layanan yang melakukan perencanaan makan untuk orang yang sedang diet, hidup sehat dan sedang sakit. Makanan untuk orang sakit memang sedikit berbeda, namun, dengan mengkonsumsi jenis makanan sehat dan bergizi bisa mengembalikan tenaga orang sakit.

Pola maka sehat memang umumnya terdiri dari lima jenis makanan sehat utama yang menyediakan berbagai vitamin, mineral, protein, karbohidrat, dan lemak sehat. Dengan membiasakan diri mengkonsumsi berbagai jenis makanan sehat, Anda dapat membantu memastikan keluarga Anda menerima nutrisi penting yang diperlukan untuk menjaga kesehatan yang optimal.

3 Makanan Sehat yang Wajib Dikonsumsi

1. Sayuran 
Sayuran memberikan nutrisi penting untuk kesehatan dan pemeliharaan tubuh Anda. Sayuran secara alami rendah lemak dan kalori dan tidak mengandung kolesterol. Sayuran dikemas dengan vitamin seperti folat, yang membantu pembentukan sel darah merah dan penting bagi wanita usia subur yang mungkin hamil. 

Selain itu, sayuran kaya akan vitamin A, yang penting untuk kesehatan mata dan kulit. Sayuran juga kaya akan vitamin C dan antioksidan yang kuat untuk melindungi tubuh Anda dari radikal bebas, yang merupakan molekul tidak stabil dan dapat merusak sel. 

Serat makanan dalam sayuran membantu mengurangi kadar kolesterol darah, menurunkan risiko penyakit jantung dan mencegah sembelit. Sertakan sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, lentil, buncis, brokoli, ubi jalar, wortel, bayam, kol merah, dan sayuran lainnya dalam rencana makanan Anda.

2. Yogurt 
Yogurt dikemas dalam protein dan penuh probiotik, yang baik untuk kesehatan usus. Kesehatan usus Anda dapat mempengaruhi berat badan Anda, dan makan lebih banyak serat dan probiotik membantu menjaga bakteri usus dan baik untuk metabolisme.

Baik yogurt maupun sayuran bergizi bisa Anda dapatkan semuanya dengan memesan catering sehat Jakarta hanya di gorrygourmet.com.

3. Salmon 
Makanan yang menyehatkan selanjutnya adalah salmon. Ikan salmon adalah sumber protein berkualitas tinggi dan menyediakan banyak lemak "baik" dan asam lemak omega-3. Pola makan yang kaya akan asam lemak omega-3 membantu orang merasa lebih puas ketika mereka memperhatikan kalori mereka,.

Anda yang sedang sakit dan ingin memperhatikan pola makan Anda atau bosan dengan makanan rumah sakit namun membutuhkan makanan yang bergizi, maka Anda bisa memesan catering rumah sakit hanya di gorrygourmet.

Jumat, 03 Januari 2020

Bayi Sering Gumoh? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bayi sering gumoh itu sebetulnya suatu hal yang umum terjadi, terlebih bila usianya belumlah genap 1 tahun. Tetapi jika gumohnya berlebihan, ini dapat menyebabkan orang tua merasa khawatir, khususnya masih belum memiliki pengalaman.

Menurut dokter, bayi yang sering gumoh bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. Anda pun tidak usah membandingkan buah hati Anda dengan bayi lainnya karena tidaklah sama frekuensi dan banyaknya gumoh yang dikeluarkan oleh  setiap anak. Sebetulnya bayi kerap gumoh bukanlah kondisi yang mencemaskan jikaa tidak menghambat tumbuh kembang bayi tersebut. 


Gumoh adalah kondisi normal yang dikarenakan oleh kerongkongan bayi belum berkembang sempurna dan ukuran lambung bayi yang masih amat kecil. Pada umumnya gumoh akan menghilang saat perkembangan bayi 6 bulan. Pada waktu itu, cincin otot di dasar kerongkongan bayi biasanya telah bisa berfungsi secara baik sehingga asupan yang masuk ke dalam perut si kecil tidak gampang keluar.

Disamping mengeluarkan makanan atau cairan susu, gumoh pun dapat disertai cegukan, batuk, tersedak atau sendawa beberapa saat, menolak untuk makan atau menangis ketika menyusu maupun diberi makan.

Cara Mengatasi Gumoh
Beberapa cara dapat dilakukan bila bayi sering mengalami gumoh. Pertama, biasakanlah saat menyusui bayi atau memberi makan dalam posisi lebih tegak, jagalah keadaan itu kira-kira 20-30 menit sesudah pemberian makan atau susu, biarkan asupan turun terlebih dahulu dalam saluran cerna dan tidak boleh langsung diajak bermain.

Cobalah untuk memberikan makanan atau susu lebih sedikit, tetapi dengan frekuensi relatif sering. Lalu tidak boleh lupa membuat bayi sendawa setiap setelah menyusu atau bila perlu lakukan ini di tengah-tengah menyusu, yakni kurang lebih 2-3 menit sekali.

Bayi yang menyusu memakai dot, alangkah baiknya diperhatikan ukurannya dengan teliti. Dot yang terlampau besar bisa menimbulkan gumoh lantaran susu yang keluar kebanyakan untuk bayi, dan jangan biarkan bayi menghisap dari botol dot yang telah kosong.

Jangan biasakan bayi tidur dalam posisi tengkurap. Sebaiknya bayi tidur dalam keadaan telentang, dengan letak kepala agak lebih tinggi dari kaki dan badan. Hal ini pun bisa mencegah sindrom kematian bayi mendadak atau dalam istilah medis disebut Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

Tindakan-tindakan yang juga bisa dilakukan untuk meredakani gumoh adalah membubuhkan zat pengental ke dalam makanan atau mengurangi konsumsi susu sapi untuk bayi, khususnya pada bayi yang dicurigai mengalami intoleransi laktosa. Tetapi, tetap dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu untuk memperoleh penanganan yang tepat jika dianggap perlu.