Jangan Asal, Ini 8 Cara Menyusui Bayi yang Benar dan Baik!

Kehadiran buah hati dalam suatu keluarga tentunya menjadi hal yang amat dinanti-nanti. Saat-saat manis dengan sang buah hati akan merupakan pengalaman berharga selama hidup. Sejak dari menyusui bayi, mengganti popoknya, memandikan bayi, dan aktivitas-aktivitas lainnya. Meskipun semua aktivitas itu akan banyak menguras tenaga Anda, tetapi rasa kebahagiaan sudah mampu menghilangkan rasa letih Anda. Di mana saat Anda melewati banyak waktu untuk bersama dan merawat bayi Anda, ikatan yang kian erat akan terbina. Di sinilah kedekatan antara ibu dan anak demikian terlihat jelas.

Salah satu hal yang harus selalu diperhatikan oleh para ibu yang baru saja melahirkan adalah proses pemberian ASI (Air Susu Ibu) kepada bayi. Kita ketahui bahwa bayi yang baru lahir umumnya belum sanggup untuk menerima makanan bertekstur kasar. Sehingga ASI merupakan makanan yang paling tepat bagi bayi. Di mana pemberian ASI amatlah penting sebagai asupan makanan yang mengandung gizi tinggi di dalam menunjang tumbuh kembangnya. Pemberian ASI tak cuma memberikan manfaat yang bagus bagi bayi, namun juga berdampak positif untuk ibu.

Cara Menyusui Bayi yang Baik dan Benar

Saat melakukan kegiatan menyusui terdapat beberapa hal yang penting untuk diperhatikan. Di mana hal itu akan sangat menunjang untuk memberikan kenyamanan bagi Anda dan tentunya bayi yang tengah menyusu. Cara menyusui bayi yang benar berikut ini akan menjadi sebuah tips bagi Anda untuk dapat memberikan ASI secara tepat.

1. Tangan Harus Dipastikan Dalam Keadaan Bersih

Hal ini perlu supaya tak ada kuman yang melekat di tangan Anda saat sedang menyusui. Sehingga keadaan bayi ketika sedang menyusu pun terus terjaga kebersihannya.

2. Membuat Nyaman Keadaan Ibu dan Bayi

Langkah awal ini amat penting untuk dapat memperoleh kenyamanan antara ibu serta bayinya. Di mana perlu untuk menempatkan kepala bayi supaya lebih tinggi daripada tubuhnya dengan tujuan untuk mempermudah bayi saat menghisap ASI lalu menelannya. Saat bayi tengah menyusu itulah, ibu dapat memposisikan tangannya sebagai penyangga kepala atau dapat juga memakai bantal. Usahakan supaya posisi hidung bayi dapat sejajar dengan puting yang bisa menjadikan bayi membuka mulutnya.

3. Dekatkan Bayi dengan Payudara

Hal ini dapat dilakukan saat Anda mengetahui bayi telah mulai membuka mulut sebab ingin menyusu. Ketika itulah Anda dapat mendekatkan letak bayi agar dekat dengan payudara. Tetapi bila mulut bayi tak lekas membuka, Anda dapat mengupayakannya dengan cara memancingnya memakai puting susu yang disentuh-sentuhkan pada area bibir bayi. Dengan demikian, bayi akan terpancing untuk secepatnya membuka mulut lalu menyusu.

4. Perlekatan

Apabila perlekatan sudah sesuai, maka ibu akan merasa nyaman ketika menyusui dengan tidak merasakan adanya sakit. Demikian pula sang bayi yang juga dapat menyusu dengan cukup dan lancar. Malahan ibu pun dapat mendengarkan suara bayi yang tengah menelan air susunya. Untuk meletakkan bayi ketika perlekatan adalah dengan membuat mulut bayi terbuka lebar secara sempurna dan meletakkannya pada area bawah puting susu.

5. Menyesuaikan Letak Bayi

Saat sedang menyusui dan mendadak Anda merasakan ada rasa sakit, maka Anda dapat membuat bayi itu berhenti menyusu sebentar dengan melepaskan perlekatannya. Di mana jari kelingking Anda dapat dimasukkan ke dalam mulut bayi dan diposisikan diantara gusi. Kemudian Anda dapat mengulang lagi perlekatan dan memastikan kalau perlekatan itu telah terpasang dengan benar. Sehingga dengan demikian bayi dapat menyusu dengan nyaman.

6. Saat Yang Tepat Untuk Menyusui

Pada saat tertentu bayi akan merasakan lapar dan timbul keinginannya untuk menyusu. Umumnya bayi akan menyusu dalam tempo 5 - 40 menit dan diselaraskan dengan keinginannya. Pasalnya setiap bayi tentu akan berbeda-beda dalam hal kebutuhan menyusunya. Tetapi untuk bayi yang baru lahir Anda perlu untuk memberikan ASI ketika 2 hingga 3 jam dengan kisaran waktu sekitar 15 - 20 menit. Namun umumnya bayi akan membutuhkan waktu untuk kemudian dapat merasa nyaman dan lancar dengan ASI yang diberikan ibunya.

7. Mengganti Sisi Payudara Ketika Telah Habis

Mengganti sisi payudara dapat Anda lakukan saat Anda merasa kalau payudara sisi itu telah tidak lagi mengeluarkan ASI. Umumnya saat akan memindahkan mulut bayi pada payudara ke sisi lain, rawan bagi puting milik Anda untuk digigit atau ditarik oleh sang bayi. Namun Anda dapat menghindarinya dengan memasukkan jari kelingking Anda ke mulut sang bayi. Sesudah mulut bayi lepas dari puting, maka Anda dapat memindahkan ke payudara yang satunya lagi dengan letak yang sama.

8. Menyusui Setiap Waktu

Bayi dapat merasa lapar kapan pun dan umumnya saat bayi merasa lapar ia akan menangis. Maka dari itu, upayakan supaya Anda selalu siap sedia kapan pun ketika bayi memerlukan maupun menghendaki untuk menyusu.

Nah, lewat 8 cara menyusui bayi yang benar inilah akan menjadikan bayi dan ibunya merasa nyaman saat menjalankan proses menyusui. Dengan demikian bayi merasa kenyang karena bisa dengan puasnya memperoleh air susu. Demikian pula dengan Anda yang bisa merasa bahagia lantaran dapat memberikan ASI yang terbaik bagi kebaikan tumbuh kembang sang buah hati.

Maman Soleman
Maman Soleman Aktif menulis sejak tahun 1986 di media massa. Menjadi announcer di Radio Fantasy 93,1 FM sejak tahun 1999. Menjadi Blogger sejak tahun 2010. Sekarang aktif sebagai Content Writer untuk beberapa Blog/Website.

Tidak ada komentar untuk "Jangan Asal, Ini 8 Cara Menyusui Bayi yang Benar dan Baik!"

loading...