Halaman

    Social Items

 
Anda yang memiliki orang tua berpenyakit jantung, mesti waspada. Sebab, Anda pun kemungkinan memiliki kondisi yang serupa. 

Benar adanya bahwa penyakit jantung dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Misalnya saja, menjaga pola makan dengan tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak, mencukupi waktu istirahat, tidak merokok, dan juga rutin berolahraga. Tapi, bila Anda memiliki faktor keturunan atau orang tua Anda memiliki penyakit jantung, penting untuk menerapkan hal itu dengan lebih disiplin. 

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, risiko Anda untuk terkena penyakit jantung sebesar 10% bila ada satu anggota keluarga yang menderitanya. 

“Persentase itu akan semakin bertambah jika anggota keluarga yang menderita penyakit jantung lebih dari itu,” tambahnya. 

Misalnya, ayah dan saudara laki-laki Anda terkena penyakit jantung sebelum usia mereka 55 tahun atau ibu dan saudara perempuan yang terkena penyakit jantung sebelum usia 65 tahun. Maka risiko Anda untuk terkena penyakit jantung akan semakin besar. 

Saat Anda tinggal bersama dengan anggota keluarga yang menderita penyakit jantung dan punya pola hidup yang buruk, ‘penularan’ pola hidup yang buruk itu pun akan lebih mudah terjadi. Tapi, meski faktor keturunan berperan penting terhadap terjadinya penyakit jantung pada seseorang, bukan berarti Anda langsung melupakan faktor lain. 

Adapun beberapa faktor yang juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung adalah usia, rokok, diet yang buruk, jenis kelamin (pria lebih berisiko), peningkatan kadar kolesterol, serta peningkatan tekanan darah. 

Ada juga langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan bila Anda memiliki faktor riwayat keturunan terkait penyakit jantung, yaitu sebagai berikut:
  • Selalu rutin cek kesehatan. Periksa kadar kolesterol, tekanan darah, dan berat badan. Jangan sampai melewati ambang batas normal/ideal.
  • Terapkan pola makan sehat.
  • Rutin berolahraga.
  • Kelola stres dengan menentukan prioritas, meditasi, dan lain sebagainya. 
  • Hindari rokok dan batasi asupan minuman beralkohol.
  • Serta lengkapi dengan konsumsi plant stanol ester (gandum, buah-buahan)

Peran faktor keturunan terkait penyakit jantung memang cukup meresahkan. Tetapi, bukan berarti Anda langsung menyerah. Minimalkan risiko dengan melakukan pencegahan di atas dan ajaklah semua anggota keluarga untuk menerapkan hal tersebut agar terbebas dari penyakit jantung. 

Sumber : Klikdokter.com

Peran Faktor Keturunan pada Penyakit Jantung

Ads Here Mari Sehat
 
Anda yang memiliki orang tua berpenyakit jantung, mesti waspada. Sebab, Anda pun kemungkinan memiliki kondisi yang serupa. 

Benar adanya bahwa penyakit jantung dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Misalnya saja, menjaga pola makan dengan tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak, mencukupi waktu istirahat, tidak merokok, dan juga rutin berolahraga. Tapi, bila Anda memiliki faktor keturunan atau orang tua Anda memiliki penyakit jantung, penting untuk menerapkan hal itu dengan lebih disiplin. 

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, risiko Anda untuk terkena penyakit jantung sebesar 10% bila ada satu anggota keluarga yang menderitanya. 

“Persentase itu akan semakin bertambah jika anggota keluarga yang menderita penyakit jantung lebih dari itu,” tambahnya. 

Misalnya, ayah dan saudara laki-laki Anda terkena penyakit jantung sebelum usia mereka 55 tahun atau ibu dan saudara perempuan yang terkena penyakit jantung sebelum usia 65 tahun. Maka risiko Anda untuk terkena penyakit jantung akan semakin besar. 

Saat Anda tinggal bersama dengan anggota keluarga yang menderita penyakit jantung dan punya pola hidup yang buruk, ‘penularan’ pola hidup yang buruk itu pun akan lebih mudah terjadi. Tapi, meski faktor keturunan berperan penting terhadap terjadinya penyakit jantung pada seseorang, bukan berarti Anda langsung melupakan faktor lain. 

Adapun beberapa faktor yang juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung adalah usia, rokok, diet yang buruk, jenis kelamin (pria lebih berisiko), peningkatan kadar kolesterol, serta peningkatan tekanan darah. 

Ada juga langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan bila Anda memiliki faktor riwayat keturunan terkait penyakit jantung, yaitu sebagai berikut:
  • Selalu rutin cek kesehatan. Periksa kadar kolesterol, tekanan darah, dan berat badan. Jangan sampai melewati ambang batas normal/ideal.
  • Terapkan pola makan sehat.
  • Rutin berolahraga.
  • Kelola stres dengan menentukan prioritas, meditasi, dan lain sebagainya. 
  • Hindari rokok dan batasi asupan minuman beralkohol.
  • Serta lengkapi dengan konsumsi plant stanol ester (gandum, buah-buahan)

Peran faktor keturunan terkait penyakit jantung memang cukup meresahkan. Tetapi, bukan berarti Anda langsung menyerah. Minimalkan risiko dengan melakukan pencegahan di atas dan ajaklah semua anggota keluarga untuk menerapkan hal tersebut agar terbebas dari penyakit jantung. 

Sumber : Klikdokter.com

Ads Here
Share this article :

Tidak ada komentar